Syarat Pertumbuhan dan Perkembangbiakan Kakao

 Habitat alam tanaman kakao berada di hutan beriklim tropis.
Kakao merupakan tanaman tropis yang suka akan naungan (Shade
Loving Plant) dengan potensi hasil bervariasi 50-120
buah/pohon/tahun. Varietas yang umum terdiri atas : Criolo,
Forastero, dan Trinitario (hibrida) yang merupakan hasil persilangan
Criolo dan Forastero. Forastero lebih sesuai di dataran rendah,
sedangkan Criolo dapat ditanam sampai dengan dataran agak
tinggi. Criolo terdiri atas kultivar South American Criolos dan Central
American Criolos, sedangkan Forastero terdiri atas kultivar Lower
Amazone Hybrid (LAH) dan Upper Amazone Hybrid (UAH).
UAH mempunyai karakter produksi tinggi, cepat mengalami fase
generatif/berbuah setelah umur 2 tahun, tahan penyakit VSD
(Vascular Streak Dieback), masa panen sepanjang tahun dan
fermentasinya hanya 6 hari.
1. Tanah/lahan
a. Tinggi tempat
tanaman Kakao dapat tumbuh sampai ketinggian tempat
maksimum 1200 m dpl, ketinggian tempat optimum adalah 1-
600 m dpl
b. Topografi
kemiringan lereng maksimum 40o
c. Hidrologi
Tanaman kakao sangat sensitif bila kekurangan air, sehingga
tanahnya harus memiliki penyimpanan/ketersediaan air
maupun saluran (drainase) yang baik
d. Sifat fisik tanah
Solum > 90 cm tanpa ada lapisan padas, Tekstur lempung liat
berpasir komposisi pasir 50%, debu 10 – 20%, liat 30 – 40%.
Konsistensi gembur sampai agak teguh dengan permeabilitas
sedang sampai baik, kedalaman air tanah minimal 3 m. Kakao
memerlukan tanah dengan struktur kasar yang berguna untuk
memberi ruang agar akar dapat menyerap nutrisi yang
diperlukan sehingga perkembangan sistem akar dapat optimal
e. Sifat kimia tanah
Sifat kimia dari tanah bagian atas merupakan hal yang paling
penting karena akar-akar akan menyerap nutrisi. Kemasaman
tanah (pH) optimum 6.0—6.75, Kakao tidak tahan terhadap
kejenuhan Al tinggi, Kejenuhan basa minimum 35%, kalsit
(CaCO3) dan gips (CaSO2) masing-masing tidak boleh lebih
dari 1% dan 0.5%, KTK top soil: 12 me/100 g, KTK sub soil: 5
me/100 g, KTK Mg:20 me/100 g, dan kandungan bahan organik
> 3%.
f. Letak Lintang : 200 LU – 200 LS
g. Jenis tanah
sesuai pada tanah regosol, sedangkan tanah latosol kurang
baik
2. Iklim
a. Curah hujan
Curah hujan merupakan unsur iklim terpenting. Pepohonan
sangat sensitif terhadap kadar air. Curah hujan yang
dibutuhkan harus tinggi dan terdistribusi dengan baik sepanjang
tahun. Tingkat curah hujan yang baik per tahun berkisar antara
1500 mm – 2500 mm. Curah hujan saat musim kemarau
sebaiknya lebih kurang dari 100 mm per bulan dan tidak lebih
dari tiga bulan
b. Temperatur
Temperatur maksimum 300-320 C, minimum 180-210 C, dan
temperatur optimum 26.60 C
c. Sinar matahari
intensitas 75% dari cahaya penuh pada tanaman dewasa, 50%
pada tanaman muda, dan 25% di pembibitan
d. Kelembaban > 80%
e. Kecepatan angin ideal 2-5 m/detik akan sangat membantu
dalam penyerbukan

  • Perkembangbiakan

Tanaman kakao dikembangbiakan dari bibit. Bibit akan
berkecambah dan memproduksi tanaman yang baik jika diambil dari
pot tidak lebih dari 15 hari.
1. Stek
Pohon dipotong antara 2 atau 5 daun dan 1 atau 2 pucuk.
Dedaun dipotong setengah dan potongan tadi ditanam di pot
dengan ditutupi lembaran polythene hingga akar mulai tumbuh.
2. Penyilangan
Pucuk dipotong dari pohon dan ditempel dibawah kulit kayu di
pohon lain. Potongan tadi kemudian diikat dengan tali rapia dan
plester lilin yang terbuat dari plastik bening untuk mencegah
hilangnya kelembaban. Bila pucuk mulai tumbuh maka pohon tua
yang terletak diatas harus dipotong
3. Cangkok
Kulit kayu diambil potongannya kemudian ditutupi dengan serbuk
kayu dan sehelai polythene. Area tadi akan memproduksi akar-
akar dan batang dapat dipotong untuk kemudian ditanam

      

 Habitat alam tanaman kakao berada di hutan beriklim tropis.
Kakao merupakan tanaman tropis yang suka akan naungan (Shade
Loving Plant) dengan potensi hasil bervariasi 50-120
buah/pohon/tahun. Varietas yang umum terdiri atas : Criolo,
Forastero, dan Trinitario (hibrida) yang merupakan hasil persilangan
Criolo dan Forastero. Forastero lebih sesuai di dataran rendah,
sedangkan Criolo dapat ditanam sampai dengan dataran agak
tinggi. Criolo terdiri atas kultivar South American Criolos dan Central
American Criolos, sedangkan Forastero terdiri atas kultivar Lower
Amazone Hybrid (LAH) dan Upper Amazone Hybrid (UAH).
UAH mempunyai karakter produksi tinggi, cepat mengalami fase
generatif/berbuah setelah umur 2 tahun, tahan penyakit VSD
(Vascular Streak Dieback), masa panen sepanjang tahun dan
fermentasinya hanya 6 hari.
1. Tanah/lahan
    a. Tinggi tempat
        tanaman Kakao dapat tumbuh sampai ketinggian tempat
        maksimum 1200 m dpl, ketinggian tempat optimum adalah 1-
        600 m dpl
     b. Topografi
         kemiringan lereng maksimum 40o
     c. Hidrologi
         Tanaman kakao sangat sensitif bila kekurangan air, sehingga
         tanahnya harus memiliki penyimpanan/ketersediaan air
         maupun saluran (drainase) yang baik
     d. Sifat fisik tanah
         Solum > 90 cm tanpa ada lapisan padas, Tekstur lempung liat
         berpasir komposisi pasir 50%, debu 10 – 20%, liat 30 – 40%.
         Konsistensi gembur sampai agak teguh dengan permeabilitas
         sedang sampai baik, kedalaman air tanah minimal 3 m. Kakao
         memerlukan tanah dengan struktur kasar yang berguna untuk
         memberi ruang agar akar dapat menyerap nutrisi yang
         diperlukan sehingga perkembangan sistem akar dapat optimal
     e. Sifat kimia tanah
         Sifat kimia dari tanah bagian atas merupakan hal yang paling
         penting karena akar-akar akan menyerap nutrisi. Kemasaman
         tanah (pH) optimum 6.0—6.75, Kakao tidak tahan terhadap
         kejenuhan Al tinggi, Kejenuhan basa minimum 35%, kalsit
         (CaCO3) dan gips (CaSO2) masing-masing tidak boleh lebih
         dari 1% dan 0.5%, KTK top soil: 12 me/100 g, KTK sub soil: 5
         me/100 g, KTK Mg:20 me/100 g, dan kandungan bahan organik
         > 3%.
     f. Letak Lintang : 200 LU – 200 LS
     g. Jenis tanah
        sesuai pada tanah regosol, sedangkan tanah latosol kurang
        baik
 2. Iklim
     a. Curah hujan
         Curah hujan merupakan unsur iklim terpenting. Pepohonan
         sangat sensitif terhadap kadar air. Curah hujan yang
         dibutuhkan harus tinggi dan terdistribusi dengan baik sepanjang
         tahun. Tingkat curah hujan yang baik per tahun berkisar antara
         1500 mm – 2500 mm. Curah hujan saat musim kemarau
         sebaiknya lebih kurang dari 100 mm per bulan dan tidak lebih
         dari tiga bulan
     b. Temperatur
         Temperatur maksimum 300-320 C, minimum 180-210 C, dan
         temperatur optimum 26.60 C
     c. Sinar matahari
         intensitas 75% dari cahaya penuh pada tanaman dewasa, 50%
         pada tanaman muda, dan 25% di pembibitan
     d. Kelembaban > 80%
     e. Kecepatan angin ideal 2-5 m/detik akan sangat membantu
         dalam penyerbukan

@. Perkembangbiakan

     Tanaman kakao dikembangbiakan dari bibit. Bibit akan
berkecambah dan memproduksi tanaman yang baik jika diambil dari
pot tidak lebih dari 15 hari.
1. Stek
    Pohon dipotong antara 2 atau 5 daun dan 1 atau 2 pucuk.
    Dedaun dipotong setengah dan potongan tadi ditanam di pot
    dengan ditutupi lembaran polythene hingga akar mulai tumbuh.
2. Penyilangan
    Pucuk dipotong dari pohon dan ditempel dibawah kulit kayu di
    pohon lain. Potongan tadi kemudian diikat dengan tali rapia dan
    plester lilin yang terbuat dari plastik bening untuk mencegah
    hilangnya kelembaban. Bila pucuk mulai tumbuh maka pohon tua
    yang terletak diatas harus dipotong
3. Cangkok
    Kulit kayu diambil potongannya kemudian ditutupi dengan serbuk
    kayu dan sehelai polythene. Area tadi akan memproduksi akar-
    akar dan batang dapat dipotong untuk kemudian ditanam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: